Serahkan 201 Sepedamotor

851 0

cf4507ae4969876df39b5f798b6f40ce_L

SERAHKAN SEPEDAMOTOR. Wagubsu Tengku Erry Nuradi menyerahkan secara simbolik kunci sepedamotor kepada ustadz dan mubaligh anggota Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) di halaman kantor DPD LDII Sumut, Jl. Pelajar Timut Medan, Kamis (10/10/2013). Photo by Surya

MEDAN. Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Ir. H. Tengku Erry Nuradi, M.Si
menyerahkan bantuan 201 unit sepedamotor kepada Dewan Pengurus Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) di halaman kantor LDII Sumut, Jl. Pelajar Timur Medan, Kamis (10/10/2013). Sepedamotor tersebut diharapkan dapat mendukung kinerja anggota LDII dalam melakukan dakwah dan syiar islam di Sumatera Utara (Sumut).

Penyerarahan dilakukan secara simbolik kepada ketua Umum DPP LDII Prof Dr KH Abdulah Syam Msc. Sepedamotor tersebut merupakan bantuan dari Dewan Pengurus LDDI Pusat kepada muballigh dan ustadz dalam menjalankan dakwah dan syiar Islam di wilayah Sumut.

Hadir dalam acara tersebut Ketua DPW LDII Sumut Ir H Agus Purwanto, Sekretaris DPW LDII Sumut Ir. Syofyan dan Ketua Panitia H. Hasoloan Simanjuntak, Ketua MUI Medan Muhammad Hatta, Perwakilan Kemenag Sumut Buya KH Amiruddin dan sejumlah perwakilan DPW, DPD, PAC dan para ulama.

Dalam kesempatan tersebut, Erry menyatakan, dalam menjalankan dakwah dan syiar Islam tidak cukup hanya dengan semangat dan keikhlasan semata, namun harus di sarana dan prasana yang memadai untuk mendapatkan hasil maksimal.

“Bagaimana dakwah bisa maksimal jika mubaligh dan ustadz tidak dapat menjangkau masyarakat yang tinggal di daerah pelosok. Benar bahwa kerja dakwah adalah ibadah dan tugas mulai, tetapi akan lebih bijak jika ustadz dan mubaligh dipermudah dalam bekerja,” sebut Erry.

Dalam kesempatan yang sama, Erry juga sekaligus membuka Pelatihan Kepemimpinan dan Informasi Computer dan Teknologi (ITC) bagi anggota LDII Se-Sumut.

“Memberi perintah itu mudah. Tetapi memimpin itu sulit. Pemimpin harus memiliki kebijaksanaan. Pelatihan ini sangat penting bagi ustadz dan mubaligh mendukung kerjanya sebagai pendakwah. Semoga pelatihan ini memberikan berkah bagi kita semua,” sebut Erry.

Ustadz dan mubaligh juga penting memahami Informasi dan Teknologi Computer. Keahlian tersebut akan membantu ustadz dan mubaligh menambah wawasannya terhadap manfaat dan ancaman dari teknologi.

“Dunia internet kaya akan informasi. Baik yang positif maupun yang negatif. Ustadz dan mubaligh layak melek internet agar dapat memberi gambaran jelas manfaat dan bahaya dunia maya bagi generasi muda. Pemahaman tersebut akan menjadi luar biasa jika dipadukan dengan penguasaan keimanan dan spiritual,” tambah Erry.

Sementara Ketua Umum LDII Pusat, Prof. Dr. KH Abdullah Syam mengatakan, pemahaman terhadap pentingnya kemampuan memimpin akan meningkatkan pemahaman terhadap pelayanan dakwah kepada masyarakat.

“Ustadz dan mubaligh biasanya menjadi tempat mengadu dan berkeluh kesah masyarakat. Tidak jarang dimintai pendapatnya dalam mencari solusi dari suatu masalah. Disinilah pentingnya kemampuan memimpin, tidak cukup hanya memberikan saran saja,” jelas Abdullah.

Ketua Dewan Pimpinan Wilaya (DPW) LDII Sumut, Ir. H. Agus Purwanto menjelaskan Pelatihan Kemimpinan dan ITC melibatkan seluruh Kabupaten/Kota di Sumut yang dihadiri 19 DPC LDII.

“Peserta Pelatihan Kepemimpinan tercatat sebanyak 200 orang, sedang pelatihan ITC 40 orang. Dalam pelatihan lanjutan, kami berharap bisa melibatkan peserta lebih banyak lagi, tidak hanya anggota LDII tetapi juga ustadz dan muballigh yang belum menjadi anggota,” jelas Agus. (fik)

Related Post

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *