Wagubsu Motivasi Wisudawan LP3I Jadi Entrepreneur

672 0
6WISUDAWAN LP3I. Wagubsu Tengku Erry Nuradi menerima cenderamata dari Pendiri LP3I, Dr. H. M. Syahrial Yusuf, SE, MM, MBA dalam acara Sidang Terbuka Senat Politeknik LP3I Medan wisuda tahun 2013 di Gedung Medan International Convention Center (MICC), Jalan Gagak Hitam Medan, Kamis (17/10/2013). Photo by Surya

 

   MEDAN. Jangan jadi pekerja. Sarjana layaknya menjadi entrepreneur dengan membuka lapangan pekerjaan. Pekerja hanya akan makan gaji. Sedang entrepreneur membuka pintu rezeki kepada banyak orang. Bantu pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara mengurangi angka pengangguran.

Himbauan tersebut disampaikan Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Ir. H. Tengku Erry Nuradi, M.Si  dalam Sidang Terbuka Senat Politeknik LP3I Medan wisuda tahun 2013 di Gedung Medan International Convention Center (MICC), Jalan Gagak Hitam Medan, Kamis (17/10/2013).

Menurut Erry, sarjana harus memiliki ilmu memadai sebagai bekal menjadi entrepreneur muda. Ilmu yang diperoleh secara formal di bangku kuliah tidak cukup. Perlu didukung keahlian lain seperti kemampuan melihat peluang, melakukan inovasi dan kreasi agar usaha yang dibangun membuahkan hasil juga kemampuan menguasai bahasa internasional yang kerap dijadikan bahasa pengantar dalam bisnis berskala besar.

“Misalnya menejemen usaha, kemampuan melihat peluang dan ancamannya. Untuk itu, saya berharap, sarjana lulusan LP3I harus berani memcoba menjadi entrepreneur dengan membuka lapangan kerja, bukan mencari pekerjaan di perusahaan yang telah ada,” ujae Erry memberi semangat.

Erry juga menyinggung tentang perkembangan globalisasi ekonomi yang akan dihadapi ditahun mendatang seperti Asian Economy Caommunity (AEC) yang akan berlaku pada 2015.

“Jika sarjana tidak menyiapkan diri, maka kita akan digilas persaingan dengan SDM luar yang masuk ke dalam negeri. Ini perlu dicermati agar kita tidak dijajah dari sisi keilmuan,” ujar Erry.
Secara rinci, Erry mengatakan, persentase pengusaha di Indonesia saat ini masih minim, tidak lebih dari 2 persen saja. Sedang sisanya adalah pekerja.

“Sumut butuh hadirnya pengusaha baru. Kita memiliki ribuan sarjana yang akhirnya bekerja di bidang yang tidak menjanjikan masa depan. Kondisi ini harus kita ubah. Mari berjuang, tidak hanya untuk masa depan kita sendiri, tetapi masa depan Sumut dan Indonesia kedepan,” ajak Erry.

Erry berpendapat, sarjana lulusan LP3I memiliki potensi besar dalam membangun usaha multi dimensi karena menguasai teknologi informasi. Alasannya sederhana  yakni semua bidang usaha membutuhkan teknologi informasi.

“Siapa yang menguasai informasi, pasti akan menguasai dunia. Semua bidang usaha membutuhkan tenkologi informasi, apapun itu bentuknya,” sebut Erry.

Sementara Pendiri LP3I, Dr. H. M. Syahrial Yusuf, SE, MM, MBA mengatakan, tahun 2013 ini Politeknik LP3I Medan mewisuda sarjana sebanyak 477 orang dari 6 jurusan yakni Akutansi, Administrasi Bisnis, Elektro, Otomotif, Industri dan Teknik Komputer.

“Sarjana LP3I diharapkan mampu membuka lapangan pekerjaan baru, membuka bisnis sendiri dan mengabdi kepada masyarakat. Jadilah pengusaha baru yang bernurani,” papar Syahrial. (fik)

Related Post

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *