Kembalikan Kiblat Tinju ke Sumut

272 0
TINJU. Wagubsu Tengku Erry Nuradi bersama Panitia Pelaksana (Panpel) memukul gong sebagai tanda membuka membuka Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Sarung Tinju Emas (STE) di Lapangan Benteng, Medan, (19/10/2014).. Photo by Surya
TINJU. Wagubsu Tengku Erry Nuradi bersama Panitia Pelaksana (Panpel) memukul gong sebagai tanda membuka membuka Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Sarung Tinju Emas (STE) di Lapangan Benteng, Medan, (19/10/2014).. Photo by Surya

MEDAN. Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Ir. H. Tengku Erry Nuradi, M.Si mengajak seluruh lapisan masyarakat dan tokoh peduli tinju untuk menjadikan Sumatera Utara (Sumut) sebagai kiblat tinju nasional seperti era 70an hingga 90. Pembinaan jangka panjang atlet tinju muda berbagat diyakini dapat mengembalikan masa kejayaan tinju di Sumut.

Ajakan ini disampaikan Wagubsu Tengku Erry saat membuka membuka Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Sarung Tinju Emas (STE) di Lapangan Benteng, Medan, (19/10/2014). Hadir dalam acara tersebut Pangdam I/BB Mayjen TNI Burhanuddin Siagian, Ketua Umum (Ketum) PB Pertina Reza Ali dan sejumlah tokoh lainnya.

Menurut Erry, rentang waktu 1970 hingga 1980, Sumut banyak mencetak atlit tinju yang mampu tampil di arena nasional dan internasional, salah satunya petinju berprestasi seperti Syamsul Anwar Harahap yang mengawaali karir tinjunya di Sasana Garuda Medan.

“Keberadaan atlit tinju berprestasi tersebut tidak terlepas dari kepedulian sejumlah tokoh peduli tinju seperti Pak Paruhum Siregar dan M.Y Effendi Nasution. Dua tokoh tinju ini sangat berperan dalam memajukan tinju di Sumut kala itu,” ujar Erry.

Setelah masa kejayaan tersebut, Sumut mengalami krisis atlit hingga saat ini. Atlit tinju sejumlah provinsi lain kemudian bangkit seperti Ellyas Pical asal Maluku yang memulai karier tinju professionalnya dalam kelas Bantam Junior pada tahun 1993. Kemudian menyabet prestasi berturut-turut tingkat dunia seperti juara OPBF setelah mengalahkan Hi-yung Chung asal Korea Selatan dengan kemenangan angka 12 ronde.

“Saya berharap dengan adanya Kejurnas Sarung Tinju Emas di Medan ini, gairah olahraga tinju di Sumut kembali bangkit dan menggeliat dengan melahirkan petinju muda berbakat,” harap Erry.

Sementara Ketum Panitia Pelaksana (Panpel) Kejurnas Tinju STE, Ahwan Ismadi mengatakan, Kejurnas STE merupakan bagian program kerja Pertina Pusat. Pelaksanaan diamanahkan kepada Pertina Sumut untuk menggelar kegiatannya di Medan.

“Atlet yang akan mengikuti Kejurnas STE sedikitnya 200 petinju dari sejumlah sasana di Indonesia. Ini menjadi ajang seleksi para atlet menuju SEA Games mendatang,” jelas Ismadi.

Secara rinci Ismadi mengatakan, khusus untuk Sumut menurunkan 16 petinju, 10 diantaranya merupakan atlet Medan. Mereka merupakan atlet yang sudah lolos seleksi senelumnya.

Dalam kesempatan yang sama, Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin menyatakan apresiasinya atas kepercayaan yang diberikan kepada Kota Medan sebagai ajang pelaksanaan Kejurnas STE memperebutkan Piala Pangdam I/BB.

“Kegiatan ini sejalan dengan Pemko Medan yang mencanangkan Medan sebagai Kota Atlet,” sebut Eldin.

Eldin juga menegaskan, Pemko Medan mendukung sepenuhnya penyelenggaraan Kejurnas Tinju STE dengan harapan dapat melahirkan petinju muda berbakat yang akan mengharumkan nama bangsa kedepan. (fik)

Related Post

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *