Plt Gubernur Sumut: Maksimalkan Pemanfaatan Sektor P2K

47 0
SERAHKAN BIBIT. Plt Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi menyerahkan bibit kepada sejumlah perwakilan Kelompok Tani dalam acara Jambore P2K Tingkat Provinsi Sumut yang berlangsung di Alun-alun Tengku Amir Hamzah, Langkat, Stabat, Rabu (18/11/2015)
SERAHKAN BIBIT. Plt Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi menyerahkan bibit kepada sejumlah perwakilan Kelompok Tani dalam acara Jambore P2K Tingkat Provinsi Sumut yang berlangsung di Alun-alun Tengku Amir Hamzah, Langkat, Stabat, Rabu (18/11/2015)

MEDAN. Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Ir H Tengku Erry Nuradi MSi mengajak seluruh instansi dan elemen masyarakat untuk bersinergis dalam memaksimalkan potensi sektor Pertanian, Perikanan dan Pehutanan (P2K) di sumut dalam upaya mencapai impian Sumut Paten.

Harapan tersebut disampaikan Tengku Erry Nuradi dalam acara Jambore P2K Tingkat Provinsi Sumut yang berlangsung di Alun-alun Tengku Amir Hamzah, Langkat, Stabat, Rabu (18/11/2015).

Hadir dalam acara itu Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian, Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Pertanian Dr. ir. Momon Rusmono dan Kepala Bakorluh Provinsi Sumut Ir. Bonar Sirait MSi, Kepala Bakorluh Bonar Sirait, Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Dr Momon, Wakil Bupati Langkat H Sulistianto dan sejumlah Bupati/Walikota se Sumut.

Dalam kesempatan itu, Erry mengatakan, Sumut memiliki sejumlah sektor unggulan, tiga diantaranya adalah sektor pertanian, perikanan dan kehutan. Ketiga sektor tersebut hingga kini belum dikelola secara maksimal hingga tidak memberikan manfaat dalam mendongkrak kesejahteraan masyarakat.

“Sumut memiliki kekayaan alam luar biasa. Tetapi belum dimanfaatkan secara maksimal. Ini tidak boleh terus berlanjut. Sektor pertanian harus kita kembangkan dalam upaya mencapai ketahanan dan swasembada pangan,” ujar Erry.

Demikian juga dengan sektor perikanan yang belum memberikan manfaat significant mendorong taraf hidup masyarakat di kawasan pesisir pantai, terumata nelayan tradisional. Sebagian besar nelayan bahkan masih hidup di bawah garis kemiskinan. Hasil tangkapan ikan tidak menentu, karena para nelayan masih menggunakan alat tangkap ikan tradisional dan tidak memahami keahlian dalam pengolahan ikan.

“Nelayan tradisional juga harus dibekali dengan keahlian dalam mengolah hasil tangkapan ikan agar nilai jualnya lebih tinggi. Tidak hanya menjual ikan segar, tetapi harus mampu mengolah ikan menjadi makanan siap santap yang mampu menembus pasar. Setidaknya pusat-pusat perbelanjaan,” sebut Erry.

Sementara sektor kehutanan, juga belum memberikan kontribusi bagi kesejateraan masyarakat Sumut. Layaknya, sektor kehutanan tidak hanya sebagai hamparan hijau dalam menyumbang udara segar, daerah resapan air atau ekosistem semata, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai media dalam pengembangan berbagai usaha, termasuk budidaya lebah madu.

Jambore Penyuluhan (4)“Kawasan pinggiran hutan, merupakan daerah yang baik dalam budidaya lebah madu. Ekosistem tetap terjaga, masyarakat juga mendapat manfaat lain yakni pengembangan produksi madu,” papar Erry.

Dalam kesempatan itu, Erry juga mengimbau kepada penyuluh pertanian, perikanan dan kehutan untuk meningkatkan kinerjanya dalam mendorong pemanfaatkan tiga sektor tersebut.

“Peran penyuluh sangat dibutuhkan untuk melakukan pendampingan kepada masyarakat dalam memaksimalkan sektor pertanian, perikanan dan kehutanan. Untuk itu, mari kita laksanakan amanah ini dengan baik demi kesejahteraan masyarakat,” ajak Erry.

Sementara Wakil Bupati Langkat H Sulistianto mengatakan, Jambore P2K menjadi pemicu semangat bagi para petani di Sumut, terutama petani Langkat untuk meningkatkan produktivitas sektor pertanian dan perikanan.

“Kegiatan Jambore P2K ini juga menambah wawasan bagi masyarakat Langkat akan pentingnya pelestarian hutan bagi kehidupan,” tambah Sulistianto.

Dalam Jambore P2K tersebut juga dimeriahkan pameran teknologi pertanian, penyerahan bibit, penyerahan bantuan kepada Kelompok Tani, dan penyerahan hadiah Lomba Cerdas Cermat. (fik/ucup)

Jambore Penyuluhan (1)

Related Post

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *