Plt Gubernur Sumut Imbau Pemkab Terapkan Program PATEN

910 0
PEMBERIAN MARGA. Plt Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi diadati tokoh dan pemuka adat saat memasuki aula Kantor Bupati Tapsel dalam acara HUT Kabupaten Tapsel ke 65 di komplek Kantot Bupati, Jl Sipirok-Padang Sidimpuan, Desa Kilang Papan, Kecamatan Sipirok, Tapsel, Senin (23/11/2015).
PEMBERIAN MARGA. Plt Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi diadati tokoh dan pemuka adat saat memasuki aula Kantor Bupati Tapsel dalam acara HUT Kabupaten Tapsel ke 65 di komplek Kantot Bupati, Jl Sipirok-Padang Sidimpuan, Desa Kilang Papan, Kecamatan Sipirok, Tapsel, Senin (23/11/2015).

SIPIROK. Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Ir H Tengku Erry Nuradi MSi mengimbau Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Selatan (Tapsel) segera menerapkan program Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN).

Imbauan tersebut disampaikan Tengku Erry Nuradi dalam Rapat Istimewa DPRD Tapsel dalam rangkaian HUT Kabupaten Tapsel ke 65 di gedung DPRD Tapsel, Komplek Kantor Bupati Tapsel, Jl Lintas Sumatera Sipirok-Padang Sidimpuan, Desa Kilang Papan, Kecamatan Sipirok, Senin (23/11/2015).

Hadir dalam Rapat Istimewa DPRD Tapsel, Ketua DPDR Tapsel, Pj Bupati Tapsel DR H Sarmadan Hasibuan SH MH, Ketua PKK Sumut Evi Diana Erry, Pj Bupati Sibolga, anggota DPRD Tapsel dan 3 pasangan calon Bupati Tapsel.

Dalam kesempatan itu, Erry mengatakan, Program PATEN memberikan kewenangan kepada Kecamatan untuk mengeluarkan perizinan berskala kecil dalam mendorong tumbuhnya Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan masyarakat.

“Dengan penerapan Program PATEN, masyarakat tidak lagi repot harus datang ke kantor perizinan atau dinas terkait di Kabupaten. Cukup datang ke kantor kecamatan atau Dinas Kependudukan dan Cacatan Sipil,” ujar Erry.

Erry optimis, penerapan Program PATEN dapat melayani izin usaha maupun Izin Mendirikan Bangunan (IMB) di bawah Rp 100 juta. Kemudahan mendapatkan izin ini diharapkan dapat membantu UMKM dalam mengembangkan usaha, termasuk untuk mendapatkan bantuan permodalan dari dunia perbankan.

“Misalnya, kantor Dukcapil di Kecamatan harus berbenah. Baik dalam tampilan maupun pelayanan. Kantor Dukcapil boleh saja ditata seperti kantor perbankan. Ada resepsionis di bagian depan, kemudian juga dilengkapi dengan batdrobe yang memuat tentang tatacara proses pengurusan izin dan persaratannya. Tampilan itu akan membuat lebih semarak,” papar Erry.

Erry juga menyatakan apresiasi atas laporan keuangan Pemkab Tapsel yang mendapat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. Prestasi dalam pengelolaan keuangan tersebut diharapkan dapat terus dipertahankan di tahun mendatang.

“Pemkab Tapsel juga telah menyelesaikan penyusunan dan dan pembahasan APBD tahun 2016. Ini satu-satunya Kabupaten di Sumut yang telah tuntas dalam pembahasan APBD tahun 2016,” puji Erry.

Rapat Istimewa DPRD TapselTidak lupa Erry mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk menyukseskan Pilkada serentak di Tapsel yang akan berlangsung ada 9 Desember 2015 mendatang. Para simpatisan 3 pasangan calon kepala daerah juga diharapkan menjunjung tinggi kebersamaan, meski berbeda pandangan politik.

“Mari sama-sama kita jaga keamanan dan kondusifitas pesta demokrasi serentak pada 9 Desember mendatang. Perbedaan pandangan politik harus menyatukan kita dalam membangun Sumut Paten,” ajak Erry.

 

Tabalkan Gelar

Sebelum menghadiri Rapat Istimewa DPRD Tapsel, Plt Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi dan isteri Evi Diana Erry diberi marga dan gelar adat di Aula Kantor Bupati Tapsel, sekitar 300 meter dari gedung DPRD Tapsel.

Ir H Tengku Erry Nuradi MSi diberi marga Siregar dengan gelar adat Patuan Raja Parlidungan. Sementara isteri sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Sumut H Evi Diana Erry diberi marga Pane dengan gelar Naduna Junjungan.

Pemberian marga dan gelar ini sesuai dengan hasil sidang adat Haruaya Mardomu Bulung Kecamatan Sipirok, Tapsel yang disaksikan oleh Pemkab Tapsel yang berlangsung selama 3 hari sejak 13 hingga 15 November 2015 bertempat di Bagas Godang Sipirok.

Perwakilan Haruaya Mardomu Bulung, Abdul Wahid Siregar gelar Mangaraja Hurning mengatakan, pemberian marga kepada Tengku Erry Nuradi dan isteri sebagai bentuk penghormatan sekaligus harapan agar mampu memimpin Sumut secara adil dan merakyat.

Penabalan Marga dan Gelar1“Gelar Patuan Raja itu artinya pemimpin diatas pemimpin. Jadi masyarakat Tapsel dan Pemerintah Kabupaten berharap Bapak Tengku Erry Nuradi Siregar dapat menjalankan pemerintahan yang baik dan berkeadilan demi memakmurkan rakyatnya,” ujar Wahid.

Pemberiaan marga dan gelar ini dimeriahkan oleh penampilan spektakuler Marching Band Gita Abdi Praja dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN).

 

Pesta Rakyat dan Festival Kopi

Robongan Plt Gubernur Sumut jelang sore menghadiri Pesta Rakyat dan Festival Kopi yang berlangsung meriah di halaman Bagas Godang, Kota Sipirok, Tapsel. Kegiatan ini juga merupakan rangkaian dari HUT Kabupaten Tapsel ke 65.

Dalam kesempatan itu, Erry menyatakan apresiasi atas lestarinya budaya makan bersama diatas daun pisang yang melibatkan hamper 3 ribu masyarakat.

“Budaya ini sangat menarik dan perlu dilestarikan sebagai bentuk bersyukur atas nikmat dan keberhasilan panen pertanian masyarakat yang melimpah ruah tahun 2015,” ujar Erry.

Pesta KopiTidak lupa Erry mengimbau Pemkab dan masyarakat Tapsel mengembangkan budidaya kopi Sipirok dengan citarasa khas.

“Tapsel kaya akan hasil pertanian. Salah satunya adalah kopi. Komoditas ini sangat potensial dikembangkan sebagai daerah penghasil kopi terbaik di Sumut. Petani juga kita harapkan mampu meningkatkan kemampuan mengolah kopi agar menembus pasar dunia,” saran Erry.

Selain dimeriahkan dengan pagelaran tari-tarian bernuansa lokal, Pesta Rakyat dan Festival Kopi juga disemarakkan dengan penampilan drummer kawakan Eel Rotonga dalam konser tunggal. (fik/ucup)

Related Post

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *