Plt Gubernur Sumut: Masyarakat Layak Punya Rumah Sehat dan Nyaman

689 0

 

SERAHKAN KUNCI. Plt Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi menyerahkan secara simbolik kunci rumah Program RTLH kepada masyarakat penerima manfaat di lapangan Kampung Parlabian Luar, Desa Parlabian, Kecamatan Mampung Raja, Labuhanbatu Selatan (Labusel), Jumat (27/11/2015).
SERAHKAN KUNCI. Plt Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi menyerahkan secara simbolik kunci rumah Program RTLH kepada masyarakat penerima manfaat di lapangan Kampung Parlabian Luar, Desa Parlabian, Kecamatan Mampung Raja, Labuhanbatu Selatan (Labusel), Jumat (27/11/2015).

KOTA PINANG. Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Ir H Tengku Erry Nuradi MSi mengajak seluruh Kabupaten/Kota di Sumut untuk peduli akan kebutuhan perumahan, terutama bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di daerah masing-masing. Kebutuhan rumah (papan) merupakan salah satu kebutuhan pokok masyarakay yang harus mendapatkan perhatian serius.

Ajakan tersebut disampaikan Tengku Erry Nuradi saat menyerahkan kunci Rumah Layak Huni secara simbolik dalam program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang berlangsung di lapangan Kampung Parlabian Luar, Desa Parlabian, Kecamatan Mampung Raja, Labuhanbatu Selatan (Labusel), Jumat (27/11/2015).

Hadir dalam penyerahan kunci Program RTLH tersebut, Ketua TP PKK Sumut Sumut, Evi Diana Erry, Dandim 0209 Labuhanbatu Selatan Letkol Berkim Sitompul mewakili Pangdam I/BB, Ketua DPRD Labusel, Ketua Pengadilan Negeri Labusel, perwakilan Kejari Labusel, Pj Bupati Humbahas Bukit Tambunan, Wakil Bupati Palas Rizqon Hasibuan, para Forum Pimpinan Daerah se-Labusel dan masyarakat di sekitar Kampung Rakyat.

Dalam kesempatan itu, Erry menegaskan, tidak hanya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan Pemerintah Kota (Pemko) juga diimbau melakukan Program RTLH sesuai kemampuan daerah masing-masing.

“Masyarakat layak mendapatkan tempat tinggal yang bersih, segat dan nyaman. Dinas Tarukim masing-masing daerah boleh melakukan Program yang sama, walau itu dalam skala yang lebih kecil agar lebih banyal lagi masyarakat yang terbantu dan mendapatkan manfaat,” imbau Erry.

Erry menyatakan, Program RTLH adalah program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni menjadi Rumah Layak Huni, merupakan kerjasama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut dengan Komando Daerah Militer (Kodam) I/BB di 6 Kabupaten yakni di Kabupaten Labusel, Padang Lawas Utara (Paluta), Padang Lawas (Palas), Tapanuli Utara (Taput), Humbang Hasundutan (Humbahas) dan Kanupaten Samosir.

“Program ini merupakan realisasi visi mini Gubernur Sumut yang pro rakyat dalam upaya meningkatkan kualitas standar hidup layak, kesetaraan dan keadilan serta mengurangi ketimpangan antar wilayah,” sebut Erry.

Serahkan Kunci Program RTLH_8Erry menjelaskan, Program RTLH menyasar 8.500 unit rumah milik masyarakat yang berpenghasilan rendah (MBR) yang dilaksanakan secara bertahap sejak tahun 2012. Di tahun 2015 ini, Pemprov Sumut melalui Dinas Tata Ruang Pemukiman (Tarukim) telah merehab sebanyak 1.000 unit rumah di 6 Kabupaten yakni di Kabupaten Labusel sebanyak 170 unit, Paluta 170 unit, Palas Selatan 160 unit, Taput 170 unit, Humbahas 170 unit dan Kabupaten Samosir sebanyak 160 unit rumah.

Pembangunan dan rehabilitas RTLH akan terus berlanjut dengan melibatkan Kodam I/BB, hingga pada tahun 2018 nanti ditargetkan tercapai membangun 8.500 unit RTLH di seluruh wilayah Sumut.

“Hingga tahun 2015, Pemerintah Provinsi baru merealisasikan pembangunan RTLH sebanyak 4.500 unit, yakni tahun 2012 sebanyak 1.500, tahun 2013 sebanyak 1.400 unit, tahun 2014 sebanyak 600 unit dan tahun 2015 sebanyak 1.000 unit,” papar Erry.

Sejak tahun 2013, pembangunan dan rehabilitasi RTLH dilaksanakan secara tipikal. Semua rumah yang dikerjakan, dibangun dengan bentuk yang sama dan memperoleh jumlah material yang sama pula serta luas bangunan lebih kurang 16,5 meter kubik.

“Sasaran yang diharapkan dari program ini adalah terwujudnya rumah layak huni dan terjangkau serta memenuhi persyaratan keselamatan bangunan maupun kesehatan bagi penghuninya. Pemerintah Provinsi berupaya mengembangkan Program RTLH meliputi 9 Kabupaten dan 1 Kota yang belum mendapatkan bantuan. Dengan demilikan, semua Kabupaten/Kota mendapat perhatian yang merata,” jelas Erry..

Serahkan Kunci Program RTLH_6

Sementara Kepala Dinas (Kadis) Tata Ruang dan Pemukiman (Tarukim) Sumut Sumut, Binsar Situmorang mengatakan, penetapan para penerima manfaat pembangunan dan rehabilitasi RTLH berdasarkan usulan dari masing-masing Kabupaten/Kota. Selanjutnya Dinas Tarukim Sumut melakukan survey lapangan untuk melakukan penilaian kelayakan untuk mendapatkan manfaat Program RTLH.

Kriteria penerima manfaat Program RTLH sesuai Pergub No. 22 tahun 2012 diantaranya tidak permanen atau rusak, dinding terbuat dari bahan yang mudah rusak atau lapuk, seperti papan, ilalang, bambo yang dianyam sejenis tepas, atap terbuat dari bahan yang mudah rusak terbuat dari rumbia, lantai dari tanah atau semen dalam kondisi rusak, tidak memiliki pembagian ruangan, tidak mempunyai akses mandi, cuci, kakus (MCK) dan tidak memiliki pencahayaan matahari dan ventilasi udara.

“Hanya rumah yang memenuhi kriteria itu yang layak mendapatkan manfaat Program RTLH,” tegas Binsar Situmorang.

Serahkan Kunci Program RTLH_9Bupati Labusel, Wildan Azwan Tanjung menyatakan apresiasi karena Pemprov Sumut peduli dalam upaya menyejahterakan masyarakat Labusel melalui Program RTLH.

“Mewakili masyarakat Labusel, kami berharap Program RTLH ini terus berlanjut agar tidak ada lagi masyarakat yang memiliki Rumah Tidak Layak Huni,” harap Wildan.

Sementara penerima manfaat Program RTLH, Dedi Ferdiansyah meneteskan air mata haru saat rombongan Plt Gubernur Sumut meninjau rumahnya di Desa Parlabian.

“Kami terima kasih kali karena rumah kami diperbaiki. Selama ini kami tidak mampu. Kami berharap masarakat miskin yang nasibnya kayak kami, bisa dapat manfaat perbaikan rumah dari provinsi,” sebut Dedi. (fik/ucup)

Related Post

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *