Guru-guru Berebut Selfie Dengan Gubsu Erry

386 0

foto-1-1-800x535MEDAN (tengkuerrynuradi.com) : Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) HT Erry Nuradi menjadi idola ratusan guru yang menghadiri acara syukuran HUT PGRI di Hotel Madani Medan, Jumat (16/12/2016). Guru-guru berebut foto selfie dengan Gubsu Erry.

Biasanya Gubsu Erry diminta foto selfie dengan para pelajar dan mahasiswa setiap menghadiri acara. Namun kali ini guru-guru juga tak kalah dengan muridnya dengan mengajak Gubsu berfoto selfie.

Usai memberikan sambutan dan ketika hendak pamit meninggalkan acara, Gubsu Erry dihadang guru yang sudah bersiap menggenggam ponsel kamera masing-masing. “Foto dulu pak…foto dulu… iya pak foto dulu,” teriak beberapa guru.

Gubsu Erry kemudian melayani permintaan para guru. Mulai dari foto duduk dibangku sampai foto berdiri, foto beramai-ramai bahkan foto berdua dengan gubernur. Hingga di depan podium menuju pintu keluar acara, Gubsu Erry pun masih melayani permintaan berfoto.

Akibatnya, Gubsu Erry terlambat menghadiri salah satu acara berikutnya di Medan Club. “Saya sebenarnya dalam kondisi tubuh yang tidak fit. Mungkin karena lelah karena acara padat. Tapi dua acara ini penting untuk saya hadiri dan bisa bertatap muka dengan tokoh pendidik dan masyarakat,” tutur Erry.

foto-2-1-800x535Sebelumnya, saat menyampaikan pidato, Gubsu Erry mengharapkan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dapat memberikan solusi yang terbaik bagi penanganan urusan para pendidik, sehingga ke depan kualitas pendidikan di Sumatera Utara dapat ditingkatkan.

“Melalui momentum HUT ke-71 PGRI, eksistensi organisasi profesi guru semakin berdedikasi untuk bisa menjadi mitra pemerintah, guna bersama-sama meningkatkan kemampuan professional guru dan kesejahteraan guru. Demi terwujudnya peningkatan mutu pendidikan,” sebut Erry.

Hadir Ketua PGRI Sumut Drs Abdulrahman Siregar, Pengurus PGRI kabupaten/kota se Sumatera Utara, FKPD Provsu, Plt Kadis Pendidikan Provsu Arsyad Lubis dan undangan.

Dalam kesempatan itu, Erry berharap organisasi profesi guru agar mampu memotivasi, memfasilitasi dan memberikan advokasi kepada anggotanya untuk menjadi lebih professional. “Untuk hanya mengabdi pada kepentingan bangsa,” tegas Erry.

Erry juga mengatakan, organisasi PGRI harus mampu berproses secara dinamis dan efektif yang dilandasi dengan jiwa, semangat dan nilai-nilai kejuangan PGRI. “PGRI harus berproses dinamis sesuai dengan jati diri, visi dan misi dalam suaana kekeluargaan untuk mendapatkan hasil yang ptimal, sesuai dengan tujuan dan dinamika yang berkembang,” ujarnya.

foto-3-800x535Selain itu, PGRI harus mampu menjadi pendorong bagi setiap anggota di lingkungan PGRI. Tujuannya agar anggota lebih termotivasi untuk berbuat secara optimal, melalui perwujudan kinerja organisasi yang efektif konsepsional dan profesional.

“Dalam kesempatan ini saya ingin menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan PGRI mempunyai misi dan kepentingan yang sama untuk meningkatkan mutu pendidikan di Sumatera Utara,” ujar Erry.

Lebih-lebih di era desentralisasi dan otonomi daerah sekarang ini, dimana membangun Sumatera Utara membutuhkan SDM yang berkualitas. Kunci utama peningkatan kualitas SDM tersebut menurutnya terletak pada peningkatan mutu pendidikan dimana komponen utamanya adalah peningkatan mutu guru.

“Pemerintah telah bertekad meningkatkan kesejahteraan guru melalui pemberian tunjangan profesi dan tunjangan khusus bagi guru yang sudah bersertifikat pendidik. Saya berharap, hal ini berimplikasi nyata bagi perbaikan kompetensi dan kinerja guru, dibuktikan dengan peningkatan mutu proses dan hasil belajar siswa,” papar Erry dihadapan ratusan guru yang hadir.

Ketua PGRI Sumut Drs Abdulrahman Siregar mengharapkan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara memperhatikan nasib dan kesejahteraan guru. Terlebih lagi dikaitkan dengan perubahan regulasi akibat implikasi UU 23 tahun 2014 tentang Pemerinta Daerah yang mengamanatkan urusan pendidikan tingkat menengah atas menjadi tanggungjawab provinsi.

“Malam ini kita menyerahkan anugerah untuk PGRI kab/kota guna memotivasi agar PGRI melakukan terobosan-terobosan baru memajukan dunia pendidikan. 12 PGRI kab/kota di Sumut yang meraih penghargaan yakni Medan, Langkat, Sibolga, Deli Serdang, Mandailing Natal, Padang Lawas, Labuhan Batu Selatan, Labuhan Batu Utara, Asahan, Simalungun dan Batubara,” sebutnya. (suef/haslan)

Related Post

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *