Gubsu: Kita Mesti Bergandengan Tangan Latih Calon Pemimpin Bangsa Yang Berkarakter

355 0

MEDAN (tengkuerrynuradi.com) : Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Tengku Erry Nuradi mendukung berbagai kegiatan yang akan diadakan Yayasan Bangga Jadi Indonesia (YBJI), karena yayasan ini melatih orang-orang yang berkarakter kuat, tangguh dan bermental baja yang akan disiapkan menjadi calon-calon pemimpin bangsa.

‘’Kita mesti bergandengan tangan membentuk generasi calon pemimpin bangsa yang berkarakter,’’ sebut Gubsu Tengku Erry saat menerima kunjungan Pengurus Yayasan Bangga Jadi Indonesia (YBJI) di ruang kerja Gubsu, Senin (8/5/2017).

Pemprovsu sangat mendukung kegiatan yang akan mendidik anak-anak muda sebagai generasi penerus bangsa menjadi generasi yang berkarakter, kuat, madiri dan tangguh disiapkan menjadi calon calon pemimpin bangsa. Oleh karenanya perlu adakan kerjasama dengan YBJI.

Gubsu Erry yang didampingi Kadis Pendidikan Provsu Arsyad Lubis, Kadis Kominfo Provsu HM Fitriyus dan Kepala Biro Humas dan Keprotokolan Setdaprovsu Ilyas Sitorus.

Pemprovsu, lanjutnya, akan mendukung dan menyambut baik yayasan ini akan bergandeng tangan dengan dengan Pemprovsu. Untuk itu, Gubsu meminta kepada SKPD terkait agar menggalang bekerjasama dengan YBJI, diantaranya Dinas Pendidikan Provsu.

Pendiri YBJI, Mora Nasution mengatakan, berdirinya YBJI berangkat dari keprihatinan terhadap kondisi dan tantangan yang dihadapi pemuda dan pemudi di zaman sekarang. Didirikannya YBJI (Yayasan Bangga Jadi Indonesia) sebagai wujud kepedulian terhadap generasi bangsa agar siap menghadapi tantangan global yang semakin kompleks.

YBJI yang berdiri pada tanggal 2 Mei 2015 bertepatan pada Hari Pendidikan Nasional, muncul sebagai tempat bagi anak bangsa menyalurkan bakat yang ada pada dirinya.

“Dalam yayasan ini, pemuda akan dibimbing agar memiliki karakter kebangsaan dan menjadi pemimpin dimasa yang akan datang,” ujar Mora yang hadir bersama Keua Dewan Pengawas YBJI Rori Marganda, Pengawas I Khairil Anwar Samosir, Wakil Ketua Umum Muhammad Iqbal Lubis dan Sekretaris II Winari.

Disampaikan Mora Nasution, sejarah mencatat bahwa pemuda zaman dahulu dengan semangat kebangsaan yang tinggi, berani berjuang demi merebut kemerdekan Indonesia. Kecintaan mereka terhadap negara membuatnya rela memperjuangkan apapun.

Berbeda dengan kondisi pemuda dan pemudi di zaman sekarang. Kemajuan teknologi yang dinikmati malah membuat nilai-nilai kebangsaan semakin memudar. “Pemuda yang dianggap sebagai penerus generasi bangsa semakin merosot moral dan memudar karakternya,” kata Mora.

Untuk tahun 2017 kegiatan YBJI antara lain mengadakan roadshow ke sekolah-sekolah di Kota Medan. Mudah-mudahan akan terus hingga ke kabupaten/kota yang ada di Sumatera Utara.

Yang lain, YBJI akan melakukan pelatihan kebangsaan. Orang-orang yang kami dapat sebagai finalis akan kami berikan pelatihan kebangsaan merah putih. Selama tujuh hari. Dan acara puncaknya nantinya akan dilaksanakan tanggal 28 Oktober 2017 yaitu acara Bangga Jadi Indonesia. Anak-anak muda ini merayakan harinya anak muda yang bertepatan dengan hari Sumpah Pemuda.

Untuk ini YBJI memohon dukungan dari Pemprovsu agar pelaksanaan kegiatan ini dapat berjalan dengan baik. Selain itu tambah Mora YBJI juga dipusatkan di Medan Sumatera Utara.

“Yayasan ini pusatnya di Medan Sumatera Utara oleh karenanya kami memohon dukungan dari Pemprovsu agar kegiatan YBJI dapat benar-benar untuk anak-anak muda yang berkarakter dan berkualitas,” harap Mora. (suef/haslan)

Related Post

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *