Gubsu Erry: Tradisi Berbuka Puasa Guna Perkuat Silaturahmi Dan Meningkatkan Ketaqwaan

795 0

MEDAN (tengkuerrynuradi.com) : Kegiatan berbuka puasa bersama yang digelar masing-masing instansi menurut Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Tengku Erry Nuradi merupakan momentum untuk meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT, selain itu juga menjadi ajang untuk memperkuat silaturahmi.

Hal itu diungkapkan Gubsu Erry yang hadir bersama istri, Hj Evi Diana Sitorus pada acara berbuka puasa bersama Lantamal I Belawan dan Forkopimda Provsu yang digelar di rumah dinas Danlantamal I Belawan, Jalan Sudirman Medan, Kamis (8/6/2017).

“Kegiatan berbuka puasa seperti ini sangat bagus sekali, selain untuk meningkatkan ketaqwaan kita juga memperkuat silaturahmi. Apalagi, selama Ramadhan ini hampir di semua instansi kita lihat menggelar acara berbuka puasa, ini tentu menjadi momentum meningkatkan silaturahmi,” ujar Erry.

Turut hadir Pangdam I/BB Mayjen TNI, Cucu Somantri, Kajatisu Bambang Sugeng Roekmono, Kasdam I/BB Brigjen TNI Tiopan Aritonang, Pangkosek Hanudnas III, Kolonel Pnb Ir Tri Bowo Budi Santoso MM MTr (Han), Komandan Lanud Suwondo, Kolonel Pnb Daan Sulfi, S.Sos, Msi, Kabinda Sumut, Brigjen TNI Agus Hendrawan, Ketua Pengadilan Tinggi Sumut, Cicut Sutiarso. Kegiatan ini juga turut dihadiri Ketua MUI Sumut, tokoh agama dan tokoh masyarakat serta unsur maritim.

Komandan Lantamal I, Laksmana Pertama TNI Robert Wolter Tappangan mengatakan, rumah dinasnya yang dijadikan lokasi acara berbuka puasa bersama ibarat sebuah kapal. Selain didekorasi seperti kapal, tenda kegiatan juga diberi warna putih biru, seperti berada di laut. Sehingga para tamu yang hadir seolah merasa berada di dalam kapal yang sempit namun tenang dan tidak ada ombak.

“Memang dikatakan kalau pelaut sejati bukan dilahirkan dari laut yang tenang, tapi laut yang penuh dengan ombak. Ombak itu terbentuk dari gelombang yang dipengaruhi arah angin. Saya ucapkan terima kasih telah hadir, semoga kegiatan ini bermanfaat dan menjadi ladang pahala bagi kita,” ujar Robert.

Lebih lanjut dikatakan Robert, kegiatan ini juga diharapkannya dapat menjadi tradisi yang baik untuk membangun silaturahmi di daerah Sumut juga unsur maritim. “Forkopimda Sumut kita harapkan dapat meningkatkan koordinasi dan kerjasama di antara intansi agar Sumut ini semakin paten, aman maju dan sejahtera,” terang Robert.

Sementara itu, penceramah kegiatan acara berbuka puasa tersebut, ustad Hasby Almawardi mengatakan Allah SWT telah menyebutkan dua kali dalam Al Quran yakni perkataan Ni’mal Abduh yang artinya sebaik-baiknya hamba. Perkataan ini diberikan kepada nabi Ayub dan nabi Sulaiman.

Nabi Ayub kata Hasby merupakan nabi yang sangat sabar, hal ini bisa dilihat ketika dirinya diuji oleh setan dengan empat hal. Pertama seluruh hartanya hilang dia tetap bersyukur kepada Allah, kemudian seluruh keturunannya dibunuh, lalu dia diuji dengan penyakit supak yang mengeluarkan bau busuk dan terakhir nabi Ayub kembali diuji dengan difitnah kalau penyakit yang dideranya itu merupakan wabah sehingga dia harus diusir dari kediamannya. Namun, dengan segala ujian yang telah dialaminya, nabi Ayub tetap bersabar dan mengucapkan Alhamdulillah.

“Sementara kisah Nabi Sulaiman disebutkan Allah merupakan Hamba Allah yang paling bersyukur meskipun dia memiliki kerajaan dan istana yang mewah dirinya tidak pernah sombong. Oleh karena itulah Allah menyebutkan sebaik-baiknya hamba yang bersyukur adalah Nabi Sulaiman. Oleh karenanya, kita sebagai manusia sebaiknya sabar meskipun seberat apapun cobaan yang kita lalui dan bersyukurlah meski sekecil apapun rezeki yang diberi,” papar Hasby.(suef/haslan)

Related Post

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *