Gubernur Erry Minta Taiwan Buka Kembali Penerbangan Langsung ke Sumut

449 0

MEDAN (tengkuerrynuradi.com) : Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Ir H Tengku Erry Nuradi meminta pemerintahan Taiwan untuk kembali membuka jalur penerbangan langsung dengan destinasi tujuan Taiwan-Sumut.

“Hal itu dalam rangka meningkatkan hubungan ekonomi dan perdagangan antara Taiwan dan Sumatera Utara,” kata Gubsu kepada Representatif Kantor Ekonomi dan Dagang Taipe di Indonesia John C Chen dan jajarannya dalam pertemuan di Kantor Gubsu, Kamis (09/06/2017).

Hadir mendampingi Gubsu, Kepala Bappeda Sumut Irman, Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Bondaharo, Kepala Dinas Pariwisata E. Marbun, Kepala Biro Otda dan Kerjasama Basarin Tanjung dan Staf Ahli Nouval Mahyar.

Dalam pertemuan itu, Gubsu berharap Kantor Ekonomi dan Dagang Taipe bisa mendukung dibukanya kembali penerbangan langsung Taiwan-Medan, paling tidak bisa dua kali dalam semingu. Gubsu menjelaskan, sebelumnya sudah pernah ada penerbangan Taiwan-Medan ketika bandara udara masih di Polonia.

Menurut Gubsu, dengan adanya penerbangan langsung, akan meningkatkan kunjungan dua belah pihak, sehingga hubungan ekonomi, dagang, pariwisata maupun pendidikan dan kebudayaan bisa meningkat.

Gubernur dalam kesempatan itu menjelaskan, Sumatera Utara memiliki potensi wisata tingkat dunia, yaitu Danau Toba merupakan salah satu destinasi utama di Indonesia.
Pemerintah, kata Erry, saat ini sedang mengembangkan Danau Toba sebagai tujuan wisata kelas dunia.

“Saya yakin wisatawan asing termasuk asal Taiwan tertarik berkunjung. Disamping itu, tentu banyak juga warga Sumatera Utara yang berminat berkunjung ke Taiwan,” ujarnya.

Dengan begitu, menurut Erry, peluang peningkatan hubungan pariwisata ke dua belah pihak potensial dikembangkan pada masa mendatang. Salah satunya bisa didorong melalui pembukaan penerbangan langsung Taiwan-Sumut.

“Kami akan catat dan sampaikan harapan Gubsu. Pada kunjungan berikutnya kami akan mengundang pihak airline untuk membahas kemungkinan itu,” kata John.

Dijelaskan John, pada bulan Mei lalu pemerintah Taiwan mengeluarkan kebijakan baru untuk memperluat kerjasama dengan Indonesia. Dia berharap, ada penguatan kerjasama dua belah pihak di bidang pendidikan, ekonomi, pertanian dan lainnya.

“Kami berharap kita bisa meningkatkan kerjasama dengan kementerian dan lembaga di Indonesia. Tahap pertama saat ini kami bekerjasama dengan menteri pertanian. Kerjasama ini untuk merespon kesepakatan dengan presiden Jokowi di bidang ketahanan pangan,” jelas John seraya menambahkan, ke depan Taiwan akan meningkatkan jumlah beasiswa bagi lulusan sekolah kejuruan Indonesia. (suef/haslan)

Related Post

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *