Gubernur Harapkan Kerjasama Ekonomi Sumut – Tiongkok Terus Meningkat

246 0

MEDAN (tengkuerrynuradi.com) : Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Tengku Erry Nuradi berharap kerjasama di bidang pariwisata dan infrastruktur dengan Tiongkok terus meningkat. Apalagi, selama ini kerjasama ekonomi, terutama bidang perdagangan sudah berjalan cukup baik.

Hal ini disampaikan Gubsu Tengku Erry, saat menghadiri Sosialisasi China International Import Expo dan Canton Fair Shanghai di JW Marriot Hotel Medan, Jumat (23/3/2018).

Erry menyebutkan, perdagangan merupakan hubungan kerjasama ekonomi yang paling sering terjadi selama ini antara Tiongkok dan Sumatera Utara (Sumut). “Pada tahun 2017, total nilai perdagangan Tiongkok-Sumut tercatat sebesar 2,3 Miliar Dolar AS,” sebutnya.

Erry memaparkan, Tiongkok merupakan salah satu tujuan utama ekspor non migas Sumut. Pada tahun 2017 lalu, ekspor non migas Sumut tercatat sebesar 1,14 Miliar Dolar AS. Nilai tersebut mengalami peningkatan sebesar 32,68% dibandingkan dengan nilai ekspor pada tahun 2016 yang hanya tercatat sebesar 862,22 juta Dolar AS.

“Selain terus meningkatkan volume perdagangan antara Sumut dan Tiongkok, kita berharap di masa depan kerja sama di bidang pariwisata dan infrastruktur juga ikut meningkat. Saat ini, ada beberapa proyek penting infrastruktur dan pariwisata di Sumut yang sedang dikembangkan,” ujar Erry.

Di bidang infrastruktur, beberapa proyek penting tersebut antara lain pembangunan jalan tol Kualanamu-Tebing Tinggi yang sedang dilaksanakan, jalan tol Tebing Tinggi-Parapat, jalan tol Tebing Tinggi-Kuala Tanjung, pengembangan dan perluasan Bandara Kualanamu, pembangunan pelabuhan laut terbesar Kuala Tanjung, dan proyek Light Rail Transit (LRT).

“Semua proyek-proyek pembangunan infrastruktur strategis tersebut terbuka lebar bagi investor, khususnya investor Tiongkok yang berminat untuk berinvestasi,” ujar Erry.

Di bidang pariwisata, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) sedang mengembangkan kawasan Danau Toba menjadi destinasi wisata bertaraf internasional. Pengembangan pariwisata di atas lahan 650 Hektar tersebut diharapkan akan menarik lebih banyak wisatawan, khususnya wisatawan Tiongkok, untuk menikmati keindahan alam Sumut.

“Salah satu upaya untuk mencapai tujuan tersebut adalah mendorong agar tersedianya penerbangan langsung Tiongkok-Sumut,” katanya.

Gubsu Erry kemudian mengapresiasi Konsulat Jenderal Tiongkok di Medan Sun Ang yang telah berinisiatif untuk melaksanakan sosialisasi China International Import Expo dan Canton Fair Shanghai di Medan.

Diharapkan, kesempatan tersebut dimanfaatkan oleh pengusaha-pengusaha Sumut untuk mencari mitra dan menjalin kerjasama dengan pengusaha Tiongkok.

Dalam kesempatan itu, Sun Ang mengatakan bahwa Konsulat Jenderal Tiongkok dan Pusat Perdagangan Luar Negeri China akan memberikan tingkat kenyamanan terbesar dan dukungan yang menyeluruh bagi Pemerintah Indonesia, khususnya Sumut, jika berpartisipasi di China International Import Expo dan Canton Fair Shanghai.

“China International Import Expo dan Canton Fair secara khusus akan menyiapkan gedung pameran untuk industri jasa seperti Paviliun Nasional dan Industri Pariwisata yang bisa dimanfaatkan menarik minat investor dan wisatawan,” pungkas Sun Ang.

China International Import Expo akan dilaksanakan perdana di Shanghai pada 5 November 2018. Sedangkan Canton Fair mengadakan dua kali pameran dalam setahun, yaitu 15 April dan 15 Oktober 2018 di Shanghai.

Turut hadir dalam acara sosialisasi tersebut Konsulat Jenderal Tiongkok di Medan Sun Ang, Vice President of China Foreign Trade Centre Ye Ji Jiang, Ketua Gabungan Pengusahaan Eksportir Indonesia (GPEI) Khairul Mahalli, Ketua Kadin Sumut Ivan Iskandar Batubara, Ketua Apindo Sumut Parlindungan Purba, dan Ketua Indonesia China Business Council Tansri Chandra. (***)

Editor: suef/haslan

Related Post

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *