Menteri PPN Apresiasi Keberhasilan Gubernur Bangun Kekompakan Di Sumut

226 0

MEDAN (tengkuerrynuradi.com) : Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro mengapresiasi Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Tengku Erry Nuradi, karena dinilai berhasil membangun kekompakan antara Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) dengan pemerintah kabupaten/kota di Sumatera Utara (Sumut).

“Yang tadi dilakukan Gubernur Sumatera Utara bersama-sama bupati dan walikota tampil di depan. Boleh dibilang pengalaman saya 2 tahun ikut Musrenbang di berbagai provinsi, ini yang pertama kali yang saya lihat. Dan ini tidak sekedar seremoni, ini merupakan simbol pentingnya koordinasi dan sinkronisasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota,” ujar Menteri PPN Bambang Brodjonegoro di acara pembukaan Musrenbang Provinsi Sumatera Utara Tahun 2018, di Hotel Santika Premiere Dyandra Hotel Medan, Kamis (12/4/2018).

Bambang mengatakan, secara keseluruhan pertumbuhan ekonomi di Sumut cukup baik. Pertumbuhannya mencapai 5,21 persen jika dibandingkan tahun lalu pada triwulan yang sama pertumbuhannya sebesar 5,11 persen. Pertumbuhan ini juga berada di atas pertumbuhan perekonomian rata-rata nasional.

Begitu juga dengan angka pengangguran terbuka. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Sumatera Utara pada Agustus 2017 sebesar 5,60 persen, mengalami penurunan sebesar 0,24 poin dibanding TPT Agustus 2016, yang sebesar 5,84 persen. “Ini yang bagus dari Sumut. Angka kemiskinannya juga lebih rendah dari nasional. Dan sisanya yang masih menjadi pekerjaan kita menguranginya. Angka kemiskinan di Sumut yang masih tinggi di Nias Utara, Nias Barat dan Gunung Sitoli,” katanya.

Sementara tingkat pengangguran yang masih menjadi perhatian pemerintah Sumut adalah Tebing Tinggi, Medan dan Sibolga. “IPM juga masih perlu menjadi perhatian pemerintah Provsu ke depannya. Mengingat angka IPM Sumut masih rendah,” ucapnya.

Meskipun begitu, Sumut masih mempunyai waktu 14 tahun lagi untuk meningkatkan itu semua. Karena di 2030 angka usia produktif di Sumut tinggi. Banyak kaum mudanya dan ini bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi Sumut.

“Hal lainnya yang harus menjadi perhatian pemerintah provinsi adalah pada bidang kesehatan kita sedang fokus pada stunting. Ini harus disinergikan. Angka Stunting di Sumut masih tinggi. Itu makanya kita fokus melakukan pemeriksaan kesehatan Balita sejak dini,” lanjutnya.

Di bidang pendidikan, pemerintah juga fokus pada pengembangan SMK. Mengingat, lebih banyak lulusan SMK yang menjadi pengangguran. Padahal siswa SMK setelah tamat diharapkan langsung bekerja. “Nyatanya tidak. Kenapa? Mungkin saja ini terjadi kesalahan pada guru-gurunya yang tidak mau update soal ilmu pengetahuan,” katanya.

Pembukaan Musrenbang Provinsi Sumatera Utara tahun 2018 ditandai dengan pemukulan gong oleh Gubsu Erry dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro.

Turut hadir pada kesempatan tersebut anggota DPD RI Parlindungan Purba dan Dedi Iskandar Batubara, mewakili Mendagri Deputi BNPP Drs Robert Simbolon MPA, mewakili Menko Perekonomian, seluruh bupati/walikota se Sumut, Forkopimda, Kakanwil BPN Bamban Priyono SH MH, Kepala BPKP Sumut, Ketua TP PKK Provsu Hj Evi Diana Erry Nuradi dan para Ketua PKK kabupaten/kota, Paslon Gubsu, para bupati/walikota, Sekda, dan Kepala Bappeda kabupaten/kota se Sumatera Utara. (***)

Editor: suef/haslan

Related Post

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *