Gelar Bapak Literasi Untuk Tengku Erry

92 0

MEDAN (tengkuerrynuradi.com) : Forum Masyarakat Literasi Sumatera Utara (Formalsu) menganugerahkan gelar Bapak Literasi kepada Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Tengku Erry Nuradi. Gubsu dinilai memiliki komitmen dan mendukung kegiatan literasi di Sumatera Utara (Sumut).

Penganugerahan gelar Bapak Literasi itu dilaksanakan, Jumat malam (11/5) di rumah dinas Gubsu Jalan Sudirman Nomor 41 Medan, pada acara Ramah Tamah dan Jamuan Makan Malam Gubsu dengan Formalsu.

“Atas dukungan dan komitmen dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Formalsu menganugerahkan Gelar Bapak Literasi kepada Gubernur Sumut Dr HT Erry Nuradi,” ujar Ketua Formalsu Hasban Ritonga.

Komitmen tersebut dapat dilihat pada Mei 2017 yang lalu, bahwa Gubsu Erry telah mendeklarasikan Provinsi Sumatera Utara sebagai salah satu Provinsi Literasi. “Sehingga, kalau kita ikuti di berbagai macam media, isu literasi khususnya di Sumatera Utara sudah sangat mengudara, sudah sangat dikenal masyarakat,” ujar Hasban.

Komitmen tersebut, lanjut Hasban, telah ditindaklanjuti dengan berbagai kegiatan di masa kepemimpinan Gubsu bersama Formalsu seperti Festival Literasi se-Sumatera Utara. “Bahkan mungkin ini baru pertama kali ada Festival Literasi sejak tahun 2015 dicanangkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Gerakan Literasi Indonesia di sekolah,” ungkapnya.

Selain itu, pelatihan literasi dengan jumlah peserta yang memecahkan rekor MURI dan penggunaan Big Book yang memecahkan rekor MURI beberapa waktu lalu. Karenanya, Hasban mengaharapkan komitmen untuk literasi ini tidak terhenti.

Di kepimpinan mendatang diharapkan komitmen untuk memperkuat literasi ini lebih menggelora. “Sehingga Formalsu bisa lebih berperan dalam mencerdaskan masyarakat khususnya Sumatera Utara,” katanya.

Gubsu Tengku Erry pada kesempatan itu mengucapkan terima kasih kepada para penggiat literasi yang ada di Sumatera Utara, karena terus menggelorakan semangat “Ayo Membaca”. Dia juga berharap kegiatan-kegiatan literasi ini lebih sering dilakukan.

Dan kegiatan ini tidak hanya dilakukan di Provinsi. “Bupati/walikota se Sumut juga harus ikut menggiatkan literasi di daerahnya masing-masing,” ucap Tengku Erry, seraya mengajak semua kabupaten/kota se Sumut menjadi kabupaten/kota literasi.

Dikatakan, Tengku Erry, bahwa literasi ini sangat penting sekali, karena dengan literasi ini dapat diketahui berbagai macam pengetahuan yang terus berkembang, teknologi yang baru, peraturan-peraturan birokrasi yang lebih berkembang. “Ini tentunya bisa didapatkan jika kita lebih banyak melakukan kegiatan membaca,” katanya.

Bahkan, jika ingin melihat apakah suatu daerah atau negara itu dikatakan maju, lihat saja perpustakaannya. Ciri khas negara maju itu dilihat transportasinya, perpustakaannya dan kemudian museumnya. Sementara Sumatera Utara masih banyak daerah-daerah yang memandang sebelah mata terhadap pentingnya literasi, pentingnya perpustakaan di daerahnya masing masing.

“Dengan semakin banyaknya masyarakat datang ke perpustakaan akan mengurangi kenakalan remaja, bahkan hal-hal negatif lainnya seperti Narkoba,” sebut Tengku Erry.

Gubsu juga berharap agar Provinsi Sumatera Utara tetap menjadi provinsi Literasi yang menjadi kebanggaan masyarakat Sumut. “Siapapun yang menjadi Gubernur di Provinsi Sumatera ini nantinya tetap memperhatikan Formalsu,” ujarnya.

Pada acara tersebut Gubsu Erry juga menerima buku-buku dari para penulis yang ada di Sumatera Utara. Juga mendengarkan Puisi dari seorang siswi Sekolah Dasar di Binjai Timur yang berjudul Gubernurku Inspirasiku.

Turut Hadir pada kegiatan tersebut Kadis Perpustakaan dan Arsip Provsu Ferlin Nainggolan, para tokoh literasi Sumut, para pengurus Formalsu, para ketua forum masyarakat literasi kabupaten/kota, para kepala perpustakaan kabupaten/kota se Sumut dan seluruh anggota Formalsu se Sumatera Utara. (***)

Editor: suef/haslan

Related Post

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *