Tidak Hanya Piawai Berdagang, Masyarakat Minang Berkontribusi Untuk Sumut

200 0

MEDAN (tengkuerrynuradi.com) : Masyarakat Minang sangat piawai dalam berdagang. Sejak dahulu hingga sekarang, perantau Minang juga telah banyak memberikan kontribusi bagi perkembangan dan pembangunan Sumatera Utara (Sumut).

Hal itu disampaikan Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Dr Ir H Tengku Erry Nuradi MSi saat membuka Musyawarah Besar (Mubes) VII Badan Musayawarah Masyarakat Minang (BM3) Sumatera Utara di Garuda Plaza Hotel, Minggu (13/5/2018).

“Masyarakat Minang sangat piawai dalam berdagang. Kepiawaian ini, telah banyak membantu menggerakkan sektor ekonomi di Sumut,” kata Gubsu Erry Nuradi.

Untuk itu, Gubsu mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Minang yang ada di Sumut. “Dalam kesempatan ini, dimana banyak sekali masyarakat Minang yang hadir, saya ingin sampaikan ucapan terima kasih saya. Karena selama ini, masyarakat Minang telah banyak memberikan kontribusi, baik bagi perkembangan pembangunan maupun kemasyarakatan di Sumut,” kata Erry Nuradi.

Tidak hanya itu, menurut Gubsu, keberadaan masyarakat Minang di Sumut juga memperkaya kemajemukan sistem sosial dan budaya Sumut. “Di sini, saya juga ingin mengajak masyarakat Minang untuk membantu menjaga kemajemukan di Sumut. Saling menjaga keharmonisan dan membantu satu sama lain. Semoga masyarakat Minang dan etnis lainnya bisa bersama-sama untuk saling bahu-membahu membangun provinsi yang kita cintai dan banggakan ini. Cintailah Sumut seperti tanah kelahiran sendiri,” ujar Erry.

Erry kemudian memberikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh pengurus BM3. Diharapkan musyawarah ini menjadi momentum untuk membentuk organisasi yang lebih kuat dan membawa perubahan yang labih baik bagi Sumut.

Lebih lanjut, Erry berharap, musyawarah ini juga dapat menghasilkan program-program dan rumusan yang dapat menyejahterakan masyarakat Minang di Sumut khususnya, dan masyarakat Sumut pada umumnya.

Ketua Umum BM3 Sumut H Syahruddin Ali SH MSi mengucapkan terima kasih kepada Gubsu Erry yang telah membuka secara resmi Mubes VII BM3 Sumut. Dikatakan Syahruddin, masyarakat Minang juga merasa bangga bisa memberikan kontribusi di Sumut.

“Meskipun kita berasal dari tanah Minang, tapi Sumut sudah menjadi rumah bagi kita semua. Kita selalu memegang prinsip ’Dimana bumi dipijjak, di situ langit dijunjung’. Dimana kita berada saat ini, di situ lah kampung kita. Insya Allah dimana pun kita berada, hubungan kita dengan seluruh etnis, dengan seluruh masyarakat yang ada di Sumut, baik dengan pemerintah, maupun masyarakat sekitar, semua berjalan dan terjalin dengan baik,” ujarnya.

Kepada masyarakat Minang yang hadir, Syahruddin mengimbau bahwa musyawarah tersebut adalah salah satu upaya untuk menjalin komunikasi dan bentuk solidaritas. Seperti kata pepatah Minang, ‘Ado Samo Dimakan Tak Ado Samo Ditahan’. Artinya, sikap senasib-sepenanggungan atau solidaritaslah yang akan membuat masyarakat Minang kuat dan tidak mudah dipecah belah.

“Harus ingat lagi tujuan bersama kita. Tujuan kita bersama masyarakat Minang di Sumut adalah bagaimana kita berupaya untuk mencapai cita-cita negara kita juga, yakni menciptakan masyarakat yang adil dan makmur,” katanya.

Turut hadir dalam Mubes VII BM3 Sumut tersebut Anggota DPR RI H Nasril Bahar SE MM, Sekretaris Umum BM3 Sumut H Yunan Sirhan beserta pengurus, Ketua Panitia Mubes BM3 Sumut H Farianda Putra Sinik SE, para pengurus BM3 kabupaten/kota se-Sumut, Tokoh masyarakat Minang Sofyan Raz, Rosihan Arbi, dan H Ahmad Arif. (***)

Editor: suef/haslan

Related Post

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *